Fakta Lain Dari Album Lady Gaga ‘Chromatica’, Alami Depresi Hingga Ingin Bunuh Diri

Sorotan24.com, Jakarta – Lady gaga buka suara mengenai kondisi kesehatannya. Ia mengalami depresi dan gangguan kesehatan mental usai dirinya dikenal banyak orang.

Dilansir dari Daily Mail, Lady Gaga menyatakan bahwa untuk menemukan dirinya yang dulu (Stefani Germanotta), ia harus menempuh perjalanan yang cukup panjang

“Musuh terbesarku itu adalah Lady Gaga dan itu apa yang kupikirkan. Musuh terbesarku adalah dia,” ujarnya.

Penyanyi berusia 34 tahun tersebut merasa bahwa dirinya sangat sensitive setelah menjadi bintang besar. Ia menganggap bahwa hanya dirinya yang sangat penting tanpa memikirkan hal lain termasuk keluarga serta sahabat dekatnya.

“Aku benci menjadi terkenal, aku benci menjadi bintang, aku merasa lelah dan terbengkalai. Tak mudah jika kau memiliki masalah mental dan membiarkan orang lain tahu,” bebernya.

Bahkan, Lady Gaga sempat berpikir bahwa ia harus terus menerus menyakiti dirinya sendiri hingga mengakhiri hidupnya.

“Aku pernah berada di satu titik ketika aku ingin bunuh diri. Aku selalu berpikir aku harus menyakiti diriku sendiri. Aku memikirkan bahwa aku sebenarnya adalah sebuah objek bukan manusia,” tuturnya.

Masa-masa kelamnya itu, dituangkan Lady Gaga dalam album terbarunya yang bertajuk ‘Chromatica’. Album tersebut telah dirilis pada 10 April 2020 yang lalu. Keseluruhan lagu di album tersebut menceritakan mengenai curhatan Lady Gaga dalam menjalani hidup.

“Tak ada satu lagu pun di album itu yang tak jujur, tak satu pun,” tukasnya.

Adapun perilisan album tersebut diungkap Lady Gaga sebagai bentuk dirinya Ketika menemukan cinta pada dirinya sendiri tanpa membenci sosoknya sebagai seorang bintang terkenal

Leave a Reply

Your email address will not be published.