Presiden Jokowi Minta Kasus Covid-19 di Aceh Tidak Dibiarkan Meluas

Sorotan24.com, Jakarta – Presiden Joko Widodo meminta agar angka kasus positif di Provinsi Aceh tidak bertambah lagi pada saat memberikan pengarahan di Posko Penanganan dan Penanggulangan Covid-19 Provinsi Aceh di Kantor Gubernur Aceh, Kota Banda Aceh, Selasa, 25 Agustus 2020. Presiden mengimbau agar penerapan protokol kesehatan terus digaungkan kepada masyarakat. Di Provinsi Aceh sendiri, hingga hari ini ada 1.241 kasus positif Covid-19.

“Mumpung masih dalam jumlah yang kecil, Pak Pangdam, Kapolda, agar Gubernur di-back up betul yang berkaitan dengan protokol kesehatan. Ini harus diulang-ulang terus agar masyarakat kita tahu betapa sangat bahayanya kalau kita tidak menerapkan protokol kesehatan,”kata Presiden Jokowi.

Presiden Jokowi menjelaskan bahwa ancaman Covid-19 yang belum berakhir ini mengharuskan manajemen krisis terus dilakukan di setiap unit manajemen.

Presiden mengingatkan kepada pemerintah daerah jika ingin membuka sebuah wilayah atau sektor agar terlebih dahulu dilakukan tiga hal yakni prakondisi, penentuan waktu, dan penentuan sektor prioritas.

“Kalau ini secara ketat kita kerjakan, insyaallah yang namanya angka kasus di Provinsi Aceh ini akan terus bisa diperkecil dan kemudian bisa hilang,” imbuhnya.

Mengakhiri sambutannya, Presiden kembali berpesan agar angka positif Covid-19 di Aceh bisa dikendalikan dengan menerapkan sejumlah strategi, antara lain strategi intervensi berbasis lokal yang dinilainya paling efektif.

Leave a Reply

Your email address will not be published.