Chelsea Jadi Was – Was Reece James Mengalami Masalah Pada Lututnya

Sorotan24.com, Jakarta – Chelsea dihadapkan pada dilematis saat mendapati bek kanan, Reece James menarik diri dari sesi latihan karena masalah lutut.

Pemain berusia 21 tahun itu menjalani pemindaian (sacan) di lututnya pada Minggu pagi dan dikabarkan mengalami penumpukan cairan di persendiannya.

James awalnya mengalami cedera setelah tabrakan dengan Daniel Podence dalam kekalahan 2-1 Chelsea di Wolves pekan lalu.

The Blues kini kesulitan mempertimbangkan apakah akan menunggu masalahnya selesai atau mencoba mempercepat pemulihan melalui operasi kecil.

James kemungkinan akan absen pada pertandingan menjamu West Ham di Stamford Bridge, Selasa (22//12/2020) dini hari WIB.

Cesar Azpilicueta akan turun tangan sebagai bek kanan setelah posisinya digeser James meskipun sebagai kapten klub.

Sementara itu, pelatih Frank Lampard berharap untuk menyambut kembali pemain-pemain seperti Callum Hudson-Odoi dan Hakim Ziyech dari cedera.

Hudson-Odoi, khususnya, diyakini bisa siap setidaknya menghangatkan bangku cadangan untuk membantu timnya yang telah kehilangan poin di 2 pertandingan terakhir melawan Wolves dan Everton.

Absennya sejumlah pemain sayap dalam beberapa pekan terakhir memang menjadi perjuangan yang harus diatasi oleh tim Lampard.

Mulai dari Christian Pulisic yang cedera hamstring dan Kai Havertz yang sembuh dari Covid-19 tapi kehilangan ketajamannya.

Chelsea tentu akan dapat bernapas lega jika sebagian besar skuad mereka tersedia menjelang padatnya pertandingan.

Setelah pertandingan menjamu West Ham mereka memiliki 2 pertandingan dalam 2 hari di mana melawat ke markas Arsenal diikuti dengan pertandingan kandang melawan Aston Villa.

Lampard dan Chelsea telah meminta penambahan jumlah pemain pengganti dari 3 menjadi 5 untuk membantu meringankan tekanan pada tim Liga Premier.

Namun, opsi tersebut ditolak untuk ketiga kalinya setelah digunakan sebelumnya selama Project Restart ketika liga berlanjut setelah lockdown Inggris pertama karena virus corona.

Lampard pun berbicara tentang kekesalannya pada keputusan itu dalam konferensi pers pra pertandingan kontra The Hammers.

“Ketika kami membicarakannya sebagai manajer, faktor utama dari manajer, apakah mereka mendukung atau menentang, ini adalah masalah kesejahteraan pemain, memastikan kami menjaga para pemain dan memberi mereka kesempatan terbaik untuk bermain secara optimal dan tidak menempatkan mereka pada risiko dan semacamnya, karena waktu dan jadwal yang tidak pasti, “kata Lampard kepada wartawan melalui Zoom.

“Dan jadwal itu semakin ketat, misalnya kami memainkan 2 pertandingan dalam 3 hari selama Natal. Jadi saya pikir itu akan sangat bermanfaat bagi kesejahteraan pemain. Biasanya kesejahteraan pemain zaman modern ditamakan, tapi kini saya rasa tidak.”

“Tapi keputusan sudah dibuat dan kami hanya bisa melanjutkannya.”

Leave a Reply

Your email address will not be published.