Kasus COVID-19 Berada di Angka Seribu, Subvarian BA.4 dan BA.5 Dianggap Berbahaya?

Sorotan24.com, Indonesia – Selama 6 hari ini, banyak media Indonesia mulai melaporkan lonjakan kasus COVID-19 yang semakin meningkat bahkan kini mencapai angka seribu. Meski awalnya dianggap ringan, kedua subvarian omicron ini janganlah dianggap remeh.

Dilansir dari health.detik.com, kedua subvarian tersebut mampu menginfeksi orang-orang yang pernah terjangkit varian omicron sebelumnya. Hal ini menunjukkan bahwa subvarian BA.4 dan BA.5 ini dapat lolos dari antibodi penetralisir yang sudah ada.

Baca Juga : Sudah Masuk Indonesia, Berikut Gejala Omicron BA.4 dan BA.5

Sementara itu, mengutip perkataan Dicky Budiman yang merupakan epidemiolog dari Universitas Griffith Australia, ia mengingatkan bahwa kedua subvarian omicron ini memiliki angka reproduksi yang jauh lebih tinggi. Hal ini berarti peningkatan kasus dalam sepekan dapat mencapai 25% pada kelompok yang sangat rawan.

Terkait sifat dari kedua subvarian omicron ini memang diperkirakan mampu memicu kembali terjadinya peningkatan kasus hingga puluhan ribu apabila kapasitas pengujian mencukupi.

Sebagai pencatatan, penambahan kasus COVID-19 yang meningkat dalam sepekan ini tercatat mulai dari Minggu (12/6/2022) yang bertambah 551 kasus dari 45.799 spesimen yang diperiksa hingga terakhir tercatat pada Senin (20/6/2022) yang bertambah 1.180 kasus dari 72.023 spesimen yang diperiksa.

 

Follow Us
Instagram

Leave a Reply

Your email address will not be published.