Untuk diketahui, Kemendikbud menggunakan anggaran sebesar Rp 5,5 miliar untuk melakukan bantuan subsidi kuota data internet.
Lalu Nadiem mengatakan, bantuan subsidi kuota data internet ini merupakan jawaban sense of crisis di tengah pandemi virus Covid-19.
“Karena ini menjawab sense of crisis di tengah wabah dan benar-benar meringankan beban ekonomi orang tua pelajar,” jelasnya.
Terlaksananya kebijakan ini adalah hasil koordinasi antara Kemendikbud dengan pemangku kepentingan, Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN), Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN), serta Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo).